Thursday, November 3, 2016

Etika chatting yang baik dan benar. Serta dampak positif dan negatif dari internet, sosial media, dan game online.




-Tugas tik-

Faiza nazari
No. absen à 12
Kelas à ix-2

MENGETAHUI :
ETIKA CHATTING YANG BAIK & BENAR
DAMPAK POSITIF (+) & NEGATIF (-) DARI INTERNET ; SOSIAL MEDIA ; DAN GAME ONLINE


A. Etika Chatting Yang Baik Dan Benar

          Chatting? Yah… siapa sih yang tidak tahu apa itu chatting saat ini? Hampir semua orang ber-chatting untuk memberikan informasi, menyambung tali silaturahmi, dan sebagainya. Namun, dalam melakukan chatting, kita harus sopan dalam bertutur bahasa. Walau tidak bertemu dan berbicara langsung, tetap saja, kita harus sopan.
            Berikut adalah beberapa etika chatting yang baik dan benar.
v  Usahakan mengucapkan salam ketika memasuki atau meninggalkan room chatting.
v  Gunakanlah bahasa yang sopan menurut norma yang berlaku.
v  Hindari berdebat mengenai sara, hal ini sangat sensitif yang dapat memicu terjadinya konflik.
v  Jangan menggunakan huruf besar atau kapital ketika menulis. Huruf kapital dalam ber-chatting dapat berarti teriakkan. Pakailah huruf yang biasa saja.
v  Hindari personal attack. Gunakan data atau fakta sebagai bahan diskusi, bukan kepribadian seseorang.
v  Jujur dalam melakukan chatting. Jangan suka mengada-ngada informasi.
v  Jangan terlalu cuek. Maksudnya jangan terlalu lama dalam membalas chatting. Hal itu kadang membuat mereka marah karena terlalu lama menunggu balasan chatting dari kamu.
v  Jangan langsung beralih untuk mengganti topic sebelumnya.
v  Usahakan jangan memaksakan kehendak kepada teman chatting-mu.
v  Jangan suka mengganggu dan iseng / spam.
v  Jika harus melakukan copy darat, pastikan Anda tidak sendirian, hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
v  Jika anda tidak ingin diganggu, anda bisa memasang status ‘Busy’ atau ‘Sibuk’.


B. Dampak Negatif Dan Positif Dari Internet.

v  Dampak positif (+)
Ø  Internet sebagai media komunikasi.
Ø  Media untuk mencari informasi lebih cepat. Di internet kita dapat menemukan apa saja yang kita mau. Apa yang kita ketik pasti muncul. Dan jika satu sudah ketemu, yang lain pasti biasanya akan muncul juga.
Ø  Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan. Sudah banyak orang yang berbisnis atau melakukan transaksi melalui internet.
Ø  Sebagai media pertukaran data.

v  Dampak negatif (-)
Ø  Terdapatnya pornografi. Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
Ø  Penipuan.
Ø  Carding. Karena sifatnya yang real time(langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini.
Ø  Perjudian. Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.
Ø  Violence dan Gore. Yaitu kekejaman dan kesadisan yang ditampilkan hanya untuk keuntungan tanpa memikirkan dampak keburukannya.
Ø  Dapat mengakibatkan kecaduan internet.
Ø  Kerja instan. Dari banyaknya informasi pembelajaran di internet membuat siswa siswi banyak mengambil informasi dari internet dan tidak lagi membudayakan membaca buku, dimana informasi yang ada di internet belum tentu benar.


C. Dampak Negatif Dan Positif Dari Social Media

v  Dampak positif (+)
Ø  Untuk menghimpun keluarga, saudara, kerabat yang tersebar, dengan jejaring sosial ini sangat bermanfaat dan berperan untuk mempertemukan kembali keluarga atau kerabat yang jauh dan sudah lama tidak bertemu, kemudian lewat dunia maya hal itu bisa dilakukan.
Ø  Sebagai media penyebaran informasi. Informasi yang up to date sangat mudah menyebar melalui situs jejaring sosial. Hanya dalam tempo beberapa menit setelah kejadian, kita telah bisa menikmati informasi tersebut. 
Ø  Memperluas jaringan pertemanan. Dengan menggunakan jejaring sosial, kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja, bahkan dengan orang yang belum kita kenal sekalipun dari berbagai penjuru dunia.
Ø  Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian, dan empati.
Ø   Sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan sosial. Pengguna daapat belajar bagaimana cara beradaptasi,bersosialisai dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan.
Ø  Internet sebagai media komunikasi, setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
Ø  Media pertukaran data. Dengan menggunakan jaringan situs-situs web para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
Ø  Sebagai media promosi dalam bisnis. Hal ini memungkinkan para pengusaha kecil dapat mempromosikan produk dan jasanya tanpa mengeluarkan banyak biaya.

v  Dampak negatif (-)
Ø  Susah bersosialisasi dengan orang sekitar. Ini disebabkan karena pengguna sosial media menjadi malas belajar berkomunikasi secara  nyata. Hal ini memang benar sekali, karena saya mempunyai teman yang sangat aktif di sosial media, dia selalu memposting apa saja yang sedang dia kerjakan, namun keadaan yang berbeda 180 derajat jika bertemu secara nyata. Orang yang aktif di soaial media, jika bertemu langsung nyatanya adalah orang yang pendiam dan tidak banyak bergaul.
Ø  Situs sosial media akan membuat seseorang lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Pernahkah kalian jalan-jalan atau bepergian dengan seseorang, tetapi orang yang kalian ajak jalan malah asik dengan ponsel dan sosial medianya sendiri?
Ø  Tertinggal dan terlupakannya bahasa formal. Karena pengguna social media lebih sering menggunakan bahasa informal dalam kesehariannya, sehingga aturan bahasa formal mereka menjadi terlupakan. 
Ø  Mengurangi kinerja. Karyawan perusahaan, pelajar, mahasiswa yang bermain media sosial pada saat sedang mengerjakan pekerjaannya akan mengurangi waktu kerja dan waktu belajar mereka. 
Ø  Berkurangnya privasi pribadi. Dalam sosial media  kita bebas menuliskan dan men-share apa saja, Sering kali tanpa sadar kita mempublish hal yang seharusnya tidak perlu disampaikan ke lingkup sosial.
Ø  Kejahatan dunia maya. Kejahatan dikenal dengan nama cyber crime. Kejahatan dunia maya sangatlah beragam. Seperti carding, hacking, cracking, phising, dan spamming.
Ø  Pornografi. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Terkadang seseorang memposting foto yang seharusnya menjadi privasi dia sendiri di sosial media, hal ini sangat berbahaya karena bisa jadi foto yang hanya di postingnya di sosial media disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. 


D. Dampak Positif Dan Negatif Dari Game Online

v  Dampak positif (+)
Ø  Meningkatkan keterampilan. Dalam setiap permainan pasti ada level, dari yang termudah sampai yang tersulit. Hal itu dapat melatih keterampilan seseorang dalam memenangkan permainan.
Ø  Meningkatkan konsentrasi. Hal ini sudah pasti bagi para pemain game. Para pemain game biasanya lebih berkonsentrasi dalam bermain game dan juga di dunia nyata.
Ø  Meningkatkan koordinasi mata dan tangan. Biasanya dalam bermain game, mata akan lebih jelih melihat lawan, dan tangan akan lebih cekatan dalam menekan tombol-tombol.
Ø  Meningkatkan kemampuan membaca.
Ø  Meningkatkan kemampuan bahasa inggris. Kebanyakan para pencipta game akan memakai Bahasa Inggris dalam game nya. Hal itu dapat memaksa para pemain mau tak mau harus bisa berbahasa inggris. Bahkan yang mungkin tidak bisa bahasa inggris, akan paham kalau bahasa inggris yang ada di game.
Ø  Meningkatkan kemampuan mengetik. Seperti yang sudah saya bahas tadi, kalau bermain game dapat meningkatkan koordinasi tangan. Tangan akan lebih cekatan saat mengetik di keyboard ataupun telepon, karena sudah biasa mengetik dalam bermain game.


v  Dampak negatif (-)
Ø  Menimbulkan kecanduan. Seperti layaknya orang-orang yang sudah sangat menyukai hobi nya. Orang yang hobinya sangat suka bermain game, akan mengubah hobinya menjadi kebutuhan. Kecanduan ini dapat diatasi dengan menyibukkan jadwal.
Ø  Mendorong melakukan hal negatif. Seperti halnya dalam game yang bertema criminal, seperti tembak-tembakan, atau perkelahian. Mungkin para pemain game sewaktu-waktu juga bisa melakukan perkelahian dengan orang lain di dunia nyata.
Ø  Berbicara kasar dan kotor. Biasanya ucapan kata kasar dan kotor akan keluar begitu saja dengan disengaja, maupun tidak disengaja.
Ø  Terbengkalainya kegiatan dunia nyata. Orang yang sudah sangat kecanduan dengan game, biasanya akan memilih bermain game daripada harus melakukan kegiatan lainnya, hal itu dapat membuat pecandu menjadi malas.
Ø  Perubahan pola makan dan istirahat. Para pemain game biasanya bermain samapai lupa waktu sehingga lupa makan, dan sampai larut malam sehingga tidurnya tidak teratur.
Ø  Pemborosan. Orang yang kecanduan bermain game, akan melakukan apa saja agar bia bisa bermain game.
Ø  Menganggu kesehatan. Jika mata terlalu lama menatap layar ponsel atau computer, kesehatan mata akan terganggu. Dan jika kita bermain game sampai lupa waktu untuk makan, kesehatan tubuh juga akan terganggu.

Wednesday, September 28, 2016

Kapan - Sajak 1


Kapan


Setiap hari, setiap saat aku bertanya. Menyangkut soal dirimu.


Kapan?


Kapan aku mulai mengenalmu?


Kapan awal kita saling berbicara? Menyapa satu sama lain? 

Bercanda? Tertawa ria?


Kapan rasa ini muncul?


Kapan kamu tau perasaanku?


Kapan awal kau mulai mengacuhkan aku?


Dan, kapan rasa ini akan hilang?


Karya: Faiza Nazari

Friday, September 9, 2016

Cerpen by Faizanaza - Getaran Hati


Getaran Hati
Cerpen II by faizanaza

            Aku memasuki ruang kelas kursusku. Saat pintu nya aku buka, udara sejuk dari dalam langsung menimpa tubuhku. Dingin. “Assalammualaikum.”
            Dikelas sudah ada yang mengajar. Dia adalah Kakak Hena—guru biologi. Dia sedang duduk di kursi guru. Aku menyalami dan mencium punggung telapak tangan nya sebelum aku duduk di kursi kosong yang ada disebelah Azra.
            Hari ini tidak seperti biasanya. Hari ini aku bersama teman-temanku duduk dibarisan ketiga, di barisan khusus anak laki-laki pula. Dikarenakan salah satu temanku ada yang sedang meriang, dan sebuah pendingin ruangan diletakkan dihadapan barian kursi-kursi para putrid. Jadi, kami singgah di tempat para putra.
            Aku mengeluarkan buku modulku. Aku membuka halaman yang Azra beri tahu padaku, halaman 98. Kak Hena sedang menerangi pelajaran. Suara kak Hena menggema di kelas. Tapi tiba-tiba suara nya terhenti akibat seseorang yang mengucapkan salam, “Assalammualaikum.”
            Laki-laki itu masuk dan melakukan aktivitas yang sebelumnya aku lakukan juga—menyalami dan mencium punggung telapak tangan nya. Ya ampun, bahkan dari dia masuk ke kelas sampai ia duduk di kursi nya, mataku tak ada henti-henti nya menatap nya. Dia selalu memakai jaket hitam favorit nya.tapi saat ia sudah duduk di kursi nya, ia pasti melepas jaket nya.
            Setelah kami mengerjakan soal-soal biologi dari kak Hena. Sebuah bel yang menandakan bahwa saatnya pergantian jam telah berbunyi. Kak Hena lalu meninggalkan kelas kami. Dan sekarang digantikan oleh guru Bahasa Indonesia, Kak Lusi.ntah mengapa setiap aku di ajari oleh Kak Lusi aku selalu deg-degan.
            Tapi aku suka dengan Kak Lusi. Gaya pakaian nya sederhana, namun tetap cantik. Tubuh nya pun langsing, tapi menurutku kurang tinggi. Terus yang bikin dia jadi manis itu kalau menurutku, wajah nya yang putih dengan tahi lalat yang ada didekat bibir tepat nya disebelah kanan. Dan pakaian yang ia kenakan hari ini adalah rok hitam bermotif—motif rok nya juga tidak terlalu ramai, dan blouse lengan panjang yang berwarna merah muda, serta kerudungan nya yang berwarna merah muda. Pokok nya kelihatan cerah dan segar.
            Saat masuk, Kak Lusi langsung duduk. Membuka buku absen. Mengabsen kami satu per satu.
            Setelah mengabsen, barulah Kak Lusi menerangi pelajaran yang akan dipelajari hari ini. Hari ini dia mengajari tentang EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Kak Lusi menuliskan kata sebanyak murid-murid yang ada di kelas, yaitu dua belas di papan tulis. Perintah nya, tentukan kata itu sudah benar apa belum penulisan nya. Jika sudah, beri tanda ceklis. Dan jika belum, beritanda silang lalu sertakan pembenaran nya disamping kata yang ditulis Kak Lusi.
            Satu per satu anak telah maju. Saat nama dia—Fran—yang giliran dipanggil. Aku terus melihat nya, melihat ia maju, menulis jawaban nya di papan tulis dan kembali duduk di kursi. Namun, bagaikan ada sesuatu yang menggelitiki sehingga hatiku bergetar. Sebelum dia benar-benar meletakkan bokong nya dikursi nya, dia sempat melihatku, menatapku. Bahkan aku tak sempat membuang pandangan ku. Aku jadi malu sendiri.
            Ketahuan sudah kalau aku selalu memperhatikan nya dalam diam.
            Aku mencoba untuk rileks, walau sebenar nya hatiku masih ber-disko. Aku mencoba menganggap bahwa kejadian itu tak pernah terjadi. Tetapi, sulit sekali. Baying-bayang kejadian tadi terus menghantuiku. Iris mata nya yang berwarna cokelat terlihat jelas. Melihatku dengan tatapan seperti, apa ya? Sinis, mungkin. Namun tidak juga. Ah sudahla. Dia hanya melihatmu. Masa iya aku se-baper ini hanya karena diperhatikan oleh iris mata cokelat nya?
            “Elma.” Kali ini kak Lusi memanggil nama ku. Aku melangkahkan kaki ke depan, mengambil spidol yang ada di meja guru. Jarak dari meja guru dengan kursi Fran tidak jauh, bahkan bisa dibilang sangat dekat. Aku sedikit gemetar saat menuliskan jawaban di papan tulis. Ya, karena Fran. Saat ini aku berharap kalau Fran tidak mengetahui kalau aku sedang gemetaran.
            Kak Lusi melanjutkan pelajaran nya lagi. Saat ini membahas tentang garis hubung (-). Dalam mengajar nya, kak Lusi kadang memberikan beberapa pertanyaan dengan kami. Kau tahu? Beberapa pertanyaan dijawab olehku dan dia. Oke, anggap aku lebay. Tapi sungguh, aku sangat senang sekali. Dan hanya karena itu saja hatiku kembali bergetar.
oO0Oo
            Saat nya bel pulang dibunyikan. Pukul 19.00, para murid langsung berhamburan keluar dari kelas. Bukan hanya dari kelasku saja, bahkan kelas lain pun juga ada. Sambil menunggu supir pribadiku menjemput, aku duduk di kursi yang disediakan di ruang tunggu. Saat duduk aku juga memperhatikan Fran, menaiki motor nya lalu mengeluarkan motor nya dari parkiran.
            Boom! Sebelum motornya melesat, Fran kembali menatapku. Mata kami bertemu kembali. Lampu-lampu di dalam hati ku pasti kembali dinyalakan. Musk-musik kembali dimainkan. Sehingga hatiku bergetar kembali.

Friday, September 2, 2016

Yang Disia-siakan - Cerpen by Faizanaza


Yang Disia-siakan
Cerpen by faizanaza

            Milano harus kembali menuju ruang OSIS. Hendak mengambil beberapa brosur yang tertinggal. Milano membuka pintu ruang OSIS tersebut. Pintu berdenyit. Suara khas dari pintu ruang OSIS, beda dari yang lain.
            Milano berjalan menuju meja yang biasa ia pakai saat rapat OSIS, meja sang ketua OSIS.
            “Aku takut.” Suara perempuan tiba-tiba. Milano yang sedang memeriksa brosur-brosur nya, dengan spontan menghentikan aktivitas nya.
            “Tenang saja, sayang.” Kali ini bukan suara perempuan. Melainkan suara berat, khas remaja laki-laki.
            Milano semakin penasaran. Di ruang OSIS tidak ada ruang tertutup, kecuali ruangan kecil yang biasa digunakan oleh para anggota OSIS untuk mengganti busana saat sedang ada acara. Milano berjalan menuju ruangan kecil itu.
            Dengan sedikit ragu-ragu Milano menyeka tirai biru yang menyelimuti ruangan kecil itu. Sedikit ragu-ragu.
            Sreeet
            Dua murid—satu murid perempuan dan satu murid laki-laki—menoleh secara bersamaan saat tirai itu terbuka dengan sempurna. Yang perempuan nampak terkejut. Sementara yang laki-laki terlihat santai, seakan mata nya berbicara, Hey kenapa? Cemburu?
            “Milano, aku bisa jelaskan.” Ucap sang murid perempuan itu.
            Milano berjalan menuju meja ketua OSIS kembali, mengambil semua brosur nya. Belum sempat Milano keluar dari ruang OSIS, tangan nmurid perempuan itu menahan nya.
            “Milano, tunggu, dengarkan aku. Kumohon.” Pinta murid perempuan itu.
            “Tak perlu Emily.” Lirih Milano. Milano berbalik, menunjuk kepada murid laki-laki tadi. “Benar kata mereka. Kau menduaiku. Kau berpacaran dengan David.”
            “Tidak… itu hanya issue.” Elak Emily.
            “Sudahlah Em. Aku tidak tau apa masalahmu, Em.” Laki-laki itu—David—kini berjalan mendekat Emily, merangkul pundak nya. “Aku tidak tau apa masalahmu, Em. Kau tinggal bilang saja pada laki-laki cupu di depanmu ini kalau kita sekarang sudah berpacaran.”
            “Em?” Kini suara Milano yang bertanya. Suara nya sedikit bergetar.
            “Baik Milano. Aku minta maaf. Aku memang sudah berpacaran dengan… David. Maaf jika aku tidak memberi tahu kau dari awal. Kenapa? Karena kau terlalu baik. Aku tak sanggup.” Ucap Emily. Kali ini air mata Emily telah membasahi sebagian besar wajah nya yang putih dan mulus.
            “Aku tak mengerti Em. Kau menyukai David dari awalkan? Kenapa kau berpura-pura menyayangiku sementara kau sangat mencintai dan menyayangi nya?” Suasana berubah. Menjadi sangat tegang. Emily menggelengkan kepala nya lambat-lambat.
            “Kita berakhir, Em.” Kini Milano pergi meninggalkan Emily dan David yang masih berdiri setelah dirinya mengucapkan kalimat itu. Kalimat itu terasa menusuk di dada Emily.
            Ada sedikit perasaan menyesal di lubuk hati Emily yang paling dalam. Entahlah. Emily seperti tidak rela jika Milano benar-benar pergi dari kehidupan nya. Tanpa Milano tahu, Milano sangat berarti bagi Emily. Emily mulai membenci dirinya sendiri karena dirinya telah menyia-nyiakan Milano—orang yang tulus mencintai nya dan selalu ada kapan pun dirinya membutuhkan nya.